Pemprov Jateng Libatkan Gen Z dalam Gerakan Antikorupsi

Semarang, 30 Oktober 2025 — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya memperkuat gerakan antikorupsi dengan melibatkan generasi muda, khususnya Gen Z.
Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Kelas Pemuda Antikorupsi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng, Rabu (29/10/2025).

Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Jateng, Dhoni Widianto, yang mewakili Gubernur Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya peran anak muda dalam membangun budaya antikorupsi sejak dini.

“Gen Z adalah agen perubahan. Mereka harus menjadi benteng moral yang menolak segala bentuk praktik korupsi,” ujarnya saat membuka acara.

Program ini digagas Pemprov Jateng bekerja sama dengan Komunitas Penyuluh Antikorupsi Ahli Pembangun Integritas (KomPAK API) dan Anti Corruption Youth Community (ACYC).
Tujuannya: membentuk karakter pemuda yang jujur, berani, dan berintegritas.

Antusiasme masyarakat muda terlihat tinggi. Sebanyak 1.036 pendaftar bersaing untuk 50 kuota peserta pelatihan intensif dua hari. Materi pelatihan meliputi pendidikan karakter, etika publik, dan pemahaman bahaya serta mekanisme pencegahan korupsi.

Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, mengapresiasi langkah Pemprov Jateng. Ia menyebut kegiatan ini sejalan dengan pendekatan “Trisula Pemberantasan Korupsi” — penindakan, pencegahan, dan pendidikan.

“Jateng menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong aspek pendidikan antikorupsi. Ini contoh baik bagi daerah lain,” katanya.

Pemprov Jateng menargetkan peningkatan Indeks Integritas Daerah melalui partisipasi aktif generasi muda.
Menurut Dhoni, keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga pada kesadaran publik yang terus ditumbuhkan.

“Gerakan ini tidak boleh berhenti di ruang pelatihan. Kami ingin alumni kelas antikorupsi menjadi role model di sekolah, kampus, dan komunitasnya,” tegasnya.

Program ini merupakan bagian dari strategi besar Pemprov Jateng untuk membangun sistem pemerintahan bersih dan transparan dengan melibatkan masyarakat, terutama generasi penerus.
Melalui langkah ini, Jateng berharap dapat memperkuat budaya integritas dan menanamkan nilai kejujuran sebagai fondasi moral masa depan bangsa.

Similar Articles

Comments

  1. Highly recommend to anyone looking for a sensible take on this topic without the usual marketing nonsense, and a look at birchbazaar kept that grounded approach going, sites that stay focused on serving readers rather than monetising every click are rare and this is clearly one of those rare ones I really appreciate finding.

  2. Worth saying this site reads better than most paid newsletters I have tried, and a stop at breezevendor confirmed that comparison, the bar for free content is often lower than for paid but this site clears the paid bar consistently and that says something about the editorial approach behind the work being published here regularly.

  3. Glad to have another data point on a question I am still thinking through, and a look at elmbasket added two more, content that acknowledges its place in a wider conversation rather than pretending to settle the question alone is intellectually honest in a way that I wish was more common across the open web.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertismentspot_img

MSRI

Most Popular