Jakarta - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa dirinya “tidak punya tongkat Nabi Musa” dalam menghadapi persoalan bencana terdengar sederhana, bahkan mungkin dimaksudkan sebagai ungkapan kerendahan hati. Namun ketika kalimat tersebut diucapkan oleh...
Jakarta - Pasar tidak pernah bergerak tanpa maksud. Setiap penurunan harga selalu membawa pesan, dan setiap grafik adalah bahasa kekuasaan antara mereka yang mengendalikan likuiditas dan mereka yang sekadar menjadi penumpang. Apa...
Jakarta - Pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk “lebih fokus meneliti bawang putih daripada terus membahas ijazah Jokowi” bukanlah sekadar komentar spontan. Ia adalah tindakan politik yang...
Jakarta - Setiap kali banjir bandang dan longsor melanda Sumatra, negara selalu datang dengan kalimat yang sama: “akan menertibkan pembalakan liar.” Kalimat itu terdengar tegas, moral, dan seolah berpihak pada korban. Namun...
Jakarta - Selama puluhan tahun, Singapura dipuja sebagai model negara ideal oleh para penganut fundamentalisme pasar. Ia disebut efisien, bersih, tertib, kaya, dan rasional. Dalam banyak forum ekonomi global, Singapura kerap dijadikan...
Jakarta - Demokrasi Indonesia tidak lahir dari hadiah kekuasaan. Ia lahir dari darah, pengorbanan, dan koreksi sejarah yang menyakitkan. Karena itu, setiap upaya menarik unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara...
Jakarta - Kasus AI milik Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menyebut Joko Widodo bukan alumni UGM memicu kepanikan yang berlebihan dari negara dan institusi. Alih-alih bertanya mengapa sistem mengeluarkan jawaban itu, respons...
Jakarta - Pernyataan seorang jenderal yang mengklaim “tidak ditemukan penggundulan hutan” di tengah rangkaian banjir dan longsor bukan sekadar keliru—ia tidak berguna bagi rakyat Indonesia. Dalam negara yang berulang kali dihantam bencana...